Koalisi Masyarakat Lematang Kawal Rekrutmen Security Pertamina Agar Transparan

Koalisi Masyarakat Lematang Kawal Rekrutmen Security Pertamina Agar Transparan

Nasional
Spread the love

SUMSEL – Koalisi Masyarakat Lematang menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses rekrutmen tenaga security di PT Pertamina agar berjalan secara terbuka, profesional, dan berkeadilan bagi masyarakat lokal.

Hal tersebut disampaikan Hadi Prasmana, S.Kom pada Senin, 4 Mei 2026. Ia mengapresiasi pelaksanaan rekrutmen yang dilakukan secara terbuka oleh PT Trans Dana Profitri selaku pelaksana kegiatan rekrutmen security di lingkungan Pertamina Adera Field.

Menurut Hadi, seluruh tahapan rekrutmen wajib dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, dan non-diskriminatif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip Good Corporate Governance (GCG).

“Keterbukaan informasi dalam proses penerimaan tenaga kerja sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menghindari praktik yang merugikan pencari kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Koalisi Masyarakat Lematang, Muslim Abdurrasyid, mengingatkan pentingnya pelaksanaan Nota Kesepakatan Bersama tertanggal 7 April 2026 sebagai bentuk komitmen bersama dalam membuka akses kerja yang adil dan transparan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan.

Ia berharap komitmen tersebut tidak hanya menjadi kesepakatan di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap proses perekrutan tenaga kerja di lapangan.

Senada dengan itu, Abu Rizal, S.Ag menambahkan bahwa pihaknya juga mendorong PT Pertamina beserta seluruh vendor, mulai dari KRP, alat angkut, TKJP hingga RIG, untuk terus menyampaikan informasi rekrutmen secara terbuka, jelas, dan terstruktur sesuai kebutuhan operasional serta ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, keterbukaan informasi akan memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat untuk memperoleh akses pekerjaan secara fair tanpa adanya kesan tertutup ataupun pilih kasih.

Koalisi Masyarakat Lematang menegaskan akan terus mengawal proses tersebut secara konstruktif demi terciptanya sistem rekrutmen tenaga kerja yang profesional, adil, transparan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat lokal. (TD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *