Diturunkan Sebelum Sampai Tujuan, Penumpang Bus Tempirai–Jakarta Merasa Terlantar

Diturunkan Sebelum Sampai Tujuan, Penumpang Bus Tempirai–Jakarta Merasa Terlantar

Nasional
Spread the love

PALI – Sejumlah penumpang bus rute Tempirai, Kabupaten PALI menuju Jakarta mengaku terlantar setelah diturunkan di wilayah Tangerang, sebelum sampai ke tujuan akhir di Jakarta Utara atau Muara Baru.

Peristiwa tersebut terjadi saat bus yang memang melayani rute harian Tempirai–Jakarta itu menghentikan perjalanan dan menurunkan sejumlah penumpang secara sepihak, meskipun jarak menuju tujuan akhir masih cukup jauh.

Informasi yang dihimpun, penumpang yang diturunkan berjumlah sekitar tujuh orang. Mereka diketahui berangkat dari beberapa desa di wilayah Tempirai, seperti Desa Purun Penukal dan sekitarnya dengan tujuan akhir Jakarta Utara.

Salah satu keluarga penumpang, Irwan, mengungkapkan kepada media ini pada Minggu 29 Maret 2026, bahwa anaknya ikut menjadi korban dalam kejadian tersebut. Ia mengaku sangat kecewa karena penumpang diturunkan sebelum sampai ke lokasi tujuan yang telah disepakati.

“Anak saya berangkat dari Desa Purun tujuan Jakarta Utara, tapi malah diturunkan di jalan di daerah Tangerang. Padahal mereka bayar penuh sampai tujuan,” ujarnya.

Foto: Bus, Dokumentasi Penumpang

Diketahui, setiap penumpang dikenakan biaya perjalanan sebesar Rp450 ribu per orang. Namun, pelayanan yang diterima dinilai tidak sesuai, bahkan cenderung merugikan dan menyulitkan penumpang mengingat tujuan akhir mereka masih sangat jauh dan harus menambah biaya transportasi lanjutan untuk sampai tujuan.

Irwan juga menyebutkan bahwa bus tersebut merupakan angkutan khusus rute Tempirai–Jakarta yang beroperasi setiap hari. Ia menduga ada kelalaian atau tindakan tidak profesional dari pihak pengelola.

Dalam keterangannya, ia turut menyebut nama pengelola atau yang bertanggung jawab, yakni inisial F yang disebut berasal dari Tempirai. “Penumpang seperti disiksa, belum sampai tujuan sudah diturunkan. Ini harus jadi perhatian, jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” tegasnya.

Para penumpang yang terlantar berharap adanya tanggung jawab dari pihak pengelola biro jasa serta meminta pihak berwenang untuk menindaklanjuti kejadian ini demi melindungi konsumen jasa transportasi. Karena menurut pengakuan mereka, saat diturunkan dari bus tersebut, mereka harus menempuh perjalanan masih sangat jauh ke tujuan, “bisa 5 sampai 6 jam lagi baru sampai,”terang Irwan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak pengelola bus terkait alasan penurunan penumpang sebelum sampai ke tujuan akhir.(TD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *